Thursday, August 16, 2007

MASUK SEKOLAH





Awal Agustus ini Kira & Ziya pertama kali masuk sekolah. Haa..masuk sekolah? Iya..masuk sekolah. Betul, para bidadari mama memang masih 21 bulan usianya. Jadi sekolahnya ya sesuai dengan usia mereka, lebih fokus pada bermain sambil belajar, mengenal lingkungan dan teman-teman baru dari berbagai bangsa, mengenal bahasa baru yaitu bahasa inggris, selain itu juga belajar mandiri.


Alhamdulillah ada grup taman bermain kanak-kanak yang dekat sekali dengan tempat tinggal kita. Lokasinya di condominium sebelah. Jadi mama bisa lebih mudah mengantar-jemput dan kalau perlu menemani sebentar anak-anak mama bermain sambil belajar dan menyesuaikan diri. Lama waktunya sekitar 3 jam saja, dari pukul 9.30 pagi sampai dengan oukul 12.30. Dalam prakteknya sih lebih sering terlambat karena Kira & Ziya minum ASI jam 8 pagi dan tertidur hingga pukul 10 di pangkuan mama ! Hehehehe...Kalau dibangunkan, bisa-bisa nggak mau sekolah dan ngambek euy,... syukurlah Mrs. Yan, ibu gurunya, memaklumi, sebab sekitar 10 orang murid taman bermain itu rata-rata berusia kurang lebih antara 1-3 tahun. Jadi pasti udah pengalaman dengan keunikan dan kebiasaan mereka masing-masing deh...


Anyway, hari pertama, mau nggak mau mama jadi terharu juga euy. Gimana enggak,.. jadi mikir Kira & Ziya kok ternyata udah besar ya.. betapa waktu berjalan begitu cepat...Duh, sayangkuww...semoga jadi orang yang berguna bagi nusa bangsa dan agamaNya kelak ya, 'Nak...semoga mama & papa bisa mendidik kalian dengan baik.Tanggung jawab yang luar biasa, amanah yang besar dari Allah, rasa syukur atas kehadiran kalian,..karunia sangat indah buat mama & papa memiliki kalian,' Nak..

Ziya udah asyik dengan aktifitasnya sementara Kira masih nggak mau lepas dari pangkuan Oma. 

Jadi hari pertama dan kedua ditemani mama & Oma dari awal sampai selesai sekolah. Tadinya tergoda juga untuk langsung meninggalkan Kira & Ziya, tapi mama pikir ada baiknya mama minta ijin menemani, selain untuk membuat Kira & Ziya lebih nyaman terutama untuk menerjemahkan beberapa hal yang diucapkan teachernya, mama juga ingin mengetahui apa saja yang dipelajari dan bagaimana situasinya. Selain itu, mama ingin sekali bisa hafal lagu-lagu yang diajarkan supaya di rumah bisa bernyanyi bersama anak-anak mama. Wah, kalau selama ini Kira & Ziya tahunya lagu anak-anak berbahasa Indonesia, nggak heran begitu sampai di kelas jadi bengong dan nggak fokus dengan lagu-lagu baru berbahasa inggris hehehe... Nggak jarang pas teachernya mengajak semua murid menggerakkan badan untuk senam pagi, Ziya malah lari ke rak buku dan lari ke arah mama, " ma,..bacain ini mama...". Atau Kira yang sedang asyik main puzzle didampingi teachernya tau-tau berdiri mencari-cari Ziya, " Ziya mana? Ziya mana?" dan yang dicari-cari ternyata sedang kabur dari ruang kelas ke ruang perpustakaan dan video showing hehehe.
Sampai hari ini mama dan papa masih mencari terus buku-buku sederhana dan lagu-lagu anak berbahasa inggris yang umum dan populer seperti yang diperdengarkan di sekolah. Udah dapat beberapa sih, tapi beda versi ternyata. Nggak apa, alhamdulillah, sekarang Kira & Ziya udah familiar dengan beberapa lagu dan mulai bisa mengikuti irama nyanyian pun menggoyangkan pinggul setiap kali mendengar mama dan oma bernyanyi.
Pernah beberapa kali, perlahan-lahan mama lalu Oma meninggalkan ruang kelas. Sebelumnya sih udah disampaikan di rumah bahwa mama dan oma mau memasak dan berbelanja nanti, jadi Kira & Ziya main aja di kelas sama bu guru dan teman-teman. Hasilnya bergantian Kira & Ziya lari ke pintu sambil menangis begitu sadar ketidak hadiran mama & Oma. Untung salah satu asisten teachernya sigap mengalihkan perhatian dengan membuka bekal cornflakes dan buah jeruk. Begitu pulangnya dijemput langsung deh berhamburan pelukan buat mama & Oma dari para bidadari..hehehe...
Ini Kira & Ziya sedang di depan rumah sepulang sekolah.


Kira & Ziya ketika berebut untuk menggantungkan tas masing-masing di dinding foyer ruang tamu.. Nah, ini Kira & Ziya sedang buka sepatu,



Kira & Ziya senang sekali "baca" buku-buku yang kadang dihadiahkan papa setiap kali pulang bepergian. Kemarin ini mama dengar sendiri Kira & Ziya ngobrol berdua di kamar sambil pegang salah satu buku gambar binatang.


Kata Kira, " Ini gambal apa, Ziya?". " Singa ", kata Ziya. " Itu 'layon', Ziya..!" (maksud kira itu " lion" = singa). Hehehe,..pinter...! Mama yang ngintip dari balik pintu jadi senyum sendiri deh. Setiap kali jalan naik tangga ke LRT station sama papa, Ziya yang biasanya menghitung anak tangga dalam bahasa indonesia tahu-tahu kemarin ini bilang " One,.. two... three.. " dan seterusnya sampai "ten" meskipun dengan pengucapan yang terbata-bata, belum bisa menyebut huruf 'r' dan belum fasih benar bahasa inggrisnya! Waaaah.. anak-anak mama dan papa udah banyak belajar...Alhamdulillah,..mama dan papa bangga pada kalian...ayo tetap semangaaatt, 'Nak!


Tapi dalam 3 hari terakhir ini Kira & Ziya terpaksa mama liburkan alias istirahatkan di rumah. Soalnya mulai kena batuk pilek lagi dan kalau batuk bisa sampai muntah saking gatelnya tuh kerongkongan. Bersyukur sekali karena nggak pakai demam seperti kemarin itu, meskipun begitu tetap aja mama deg-deg-an dan khawatir.


Lucunya, kalau sebelum ini ketika mau sekolah Kira & Ziya kadang ngambek (soalnya pas banget jadwal sekolahnya dengan jadwal tidur Kira & Ziya selama ini, jadi perubahannya kadang bikin heboh karena mungkin mulai merasa ngantuk) dan bilang," mau bobo aja... nggak mau sekolah...!" atau "nggak mauuuu! maunya cucu mama ajaaa!" sambil kejar-kejaran dengan mama dan Oma ketika hendak dipakaikan baju, eh pas sakit beberapa hari ini malah sering ngajak sekolah, " yuk, ma,..sekolah yuk,.. ketemu kakak tris,..abang daniel,.. ketemu kakak abell.. adik haris,.." semua nama teman-temannya..disebut pokoknya. Ooo..kangen juga sama sekolah ya, sayang? Ok, insyaallah batuknya reda dan pileknya mendingan ya besok, jadi kita bisa sekolah lagi,..


Nah, ini foto Kira & Ziya sedang membolak-balik buku. Deuu... serius dan asyik banget kan tuh ...Latar belakangnya ya apa lagi kalau bukan lemari penuh gambar tempel itu hehehe

Pulang sekolah, santai dulu aaaahhh...





Thursday, August 09, 2007

KEBUN BUMBU MAMA



Setelah sekian lama penasaran dengan bumbu-bumbu dapur, akhirnya mama sempat juga mengunjungi pasar tradisional di jalan Dato Keramat bersama mamanya Abell suatu pagi (hari berikutnya mama berhasil juga dapat info soal night market di Jelatek tiap Jum'at malam dan di Setiawangsa tiap Senin malam,So,.tarik maaaaaaangggggg! Lanjuuuttt tanpa ragu-ragu ke sana tiap kali sempat deh...). Di Dato Keramat, karena Oma bisa menemani Kira & Ziya sementara di sekolah, maka mama jadi leluasa menyelinap sebentar menuju pasar. Wah,.. nyaris kalap... hihihihi... daun salam yang dicari-cari ketemu juga. Termasuk keluwak untuk bikin rawon, kencur dan beberapa bumbu lainnya. Mama jadi terbayang, boleh nggak ya membawa bibit pohon salam, pohon katuk dan pohon kemangi yang ada di belakang rumah kita di Cirendeu untuk dibawa ke Malaysia kalau nanti ada keluarga yang datang berkunjung...hehehe...atau... sabtu yang akan datang mau ngajak papa ke tukang tanaman di daerah Ampang untuk minta dicarikan bibit pohon salam dan tanaman apotik hidup atau bumbu dapur untuk dibawa pulang ah...(ada nggak yaaaa...?)

Ceritanya berawal dari suatu pagi. Mama berencana mengupas bawang merah. Eh,.. di antara sekiat banyak sepertinya ada yang mulai bertunas. Duh, mama jadi nggak tega motongnya. Bener..nggak tega. Rasanya bawang itu sedang bilang ke mama bahwa dia ingin tumbuh dan berkembang. So, saat itu mama nggak jadi motong-motong bawang. Jadinya ngubek-ngubek lagi sekumpulan bawang, trus pindah ke bagian jahe dan kunyit, nyangkul tanah pakai linggis yang entah punya siapa di sudut kebun, membasahi tanah dengan sebaskom air dan kemudian sangat bahagia karena berhasil menempatkan beberapa bumbu dapur yang bertunas itu ke tanah.
Hehehehe.. sejak itu setiap hari nggak sabar menunggu mereka tinggi..semakin tinggi... semakin tinggi... jadi next time mau bikin gulai daun singkong, rendang, rawon dan sebagainya tinggal ambil jahe,daun kunyit, kencur,daun bawang, dsb di kebun sendiri..(niatnya sih gicuuu...)


Nah, untuk semakin membuat ngiler dan semangat membudidayakan para bumbu masak tadi,..berikut masakan mama beberapa hari terakhir..nyemm nyemm nyemmm...


Rawon, hari itu mama niat banget pingin bikin kasih kejutan buat papa..eee..tau-tau papa bilang siang itu pingin lunch di rumah aja... padahal dagingnya masih direbus, jadilah siang itu papa makan dengan telur dadar, tapi malamnya ya full rawon dengan segala teman-temannya dunk,..enak gak pa? .. Papa kita ini, 'Nak,.. tiap ditanya lagi pingin dimasakin apa selalu jawab dengan senyum dan bilang, " ..terserah mama..apa aja sayur dan lauk yang ada di kulkas papa mau..deh..". Duuuwww.. isteri mana yang nggak kembang kempis tuh idungnyaaaaaa...makasih ya, papa cintakuwww....thank you for nggak kapok-kapok jadi pencicip ulung setiap masakan mama...i'm so lucky to have you, dear...,yang ini ikan goreng acar kuning (pesmol kali nama lainnya ya..),


bihun goreng, gulai daun singkong dan gulai buncis temennya ketupat pas lebaran(iya,..ceritanya mumpung ada oma dan kebetulan masih belum tahu apa papa bisa dapat cuti tahun ini ke indonesia pas lebaran, mama udah persiapan belajar masakan lebaran langsung dari ahlinya nih, Oma!..), plus tempoyak (sambal dari duren yang udah disimpan beberapa lama), nah yang ini mah bikinan oma, tapi mama jadi belajar juga sekalian kemarin ini hihihihi...

























































Wednesday, August 01, 2007

TAMU PERTAMA, EUY!





Hari sabtu pertama berada di rumah baru, Kira & Ziya kedatangan tamu sangat istimewa: Tante Yunzi & Om Dista! Selama di Indonesia malah para keponakan tercinta ini belum pernah ketemu om dan tantenya nih...


Untuk menyambutnya, mama dan oma merencanakan menu spesial. Rendang, ayam goreng, capcay, sambel, terung balado, tahu goreng tepung dan keripik singkong. Kriuukkkk...
Duh,.. kaciaaaan deh,..kayaknya laper banget adik-adik sepupu mama tercinta ini.. hahaha! Jawaban mereka, " Maklum, Uni,.. kita kan anak kost! Hehehehe ". Nyammmmmmmm..slllruuuppppp!
Mama dan Oma seneng banget, kami udah kangen sekali. Sebetulnya masih ada yang kurang kehadirannya, Om Ando, tapi berhubung sedang balik ke Riau jadi nggak bisa ikut menikmati pesta hari itu deh...dapet ceritanya aja ya...hehehe. Jangan kapok menikmati dan mencicipi masakan Uni ya, 'Dis, 'Nji,...! Awas kalau nggak berani balik ke sini lagi lho..hehehe..






OUR NEW HOME




Selang sehari setelah kepulangan Kira & Ziya dari rumah sakit, kami pindah ke rumah baru. Our new home. Lingkungannya asri dan menyenangkan. Setiap pagi kami bisa mendengar kicau burung, percik air dari kolam buatan dan desir angin sepoi-sepoi dari sela pepohonan di belakang maupun samping rumah.

Sebuah uni condominium di bilangan Setiawangsa. Lokasinya di lantai dasar. Alhamdulillah sudah ada beberapa teman di sini. Kira & Ziya senang jalan-jalan dan bermain di area playground.



Karena berada tepat di seberang train station(LRT), papa jadi lebih praktis pulang-pergi ke kantor setiap hari. Kira-kira 10 menit perjalanan sampai KLCC.

Alhamdulillah, meskipun masih banyak yang harus dibenahi, senang rasanya sudah punya tempat berteduh. Setiap hari di minggu pertama, ada saja yang harus di beli, mulai dari perlengkapan dapur sampai kamar mandi. Yang paling utama, mama seneeeengggg buangeeetttt karena bisa memasak lagiiiiiii... asiiiiikkkkkk...

Mama masih penasaran sama pasar tradisional di dekat sini. Belum sampat ke sana,..mungkin kalau sempat mama bakal kalap deh hahahaha... kemarin ini mama menanam bawang di teras belakang. Besok mau tanam kunyit, jahe dan daun-daunan bumbu dapur kalau udah nemu bibitnya,...hari libur pingin ajak papa hunting di nursery terdekat ah...



Kami belum memiliki oven, jadi mama belum bisa bikin macaroni panggang nih.. (tapi kan bisa juga bikin macaroni kukus yaa hehehe....). Yang jelas, mama udah nyoba bikin rendang (mumpung ada ahlinya nih,.. oma kan masih beberapa waktu lagi di sini, jadi bisa jadi penilai dan pencicip rendang mama...hihihihi). Sempat kangen sama pecel dan belum ketemu bumbu pecel siap pakai... tapi Oma memberikan resep sederhana sehingga akhirnya kami bisa makan pecel juga! Sayur asem nih yang belum pernah mama buat...aduuuwww... jadi laper...
Berikut beberapa masakan awal mama di negeri seberang dengan bumbu seadanya nih,..untuk kemudahan dan kepraktisan, mama diajarkan oma membuat bumbu-bumbu praktis seperti bumbu kuning, bumbu putih, bumbu merah, ketumbar dan merica halus, dan sebagainya yang bisa disimpan di kulkas dan digunakan sewaktu dibutuhkan untuk mengungkep ayam, ikan, dan lain-lain. Jading inget mama di Jakarta dulu sering membuat persiapan praktis untuk makan Kira & Ziya ketika pertama kali mengenal makanan padat. Sekarang Kira & Ziya udah makan menu yang sama dengan seluruh keluarga..Ini dia rendangnya, cah kangkung, ayam goreng kecap (btw, kami belum menemukan merk kecap favorit di indonesia dulu nih,..hehehe..masih terus dicari dan diselidiki euy,.. di mana yaaaa....nyam nyam nyam..kalau mie favorit mah udah ketemu ihihihi...), tumis labu siam, pecel dan perkedel jagung...







Ok, ini dia kesibukan baru Kira & Ziya, menemani mama masak. Maksudnya, Kira & Ziya main di kamar sambil sesekali mama beri kesibukan seperti: bantu mama mengupas kulit telur! Wah, Kira & Ziya tertarik banget meski setelahnya kamar jaid buanjir nggak ketulungan, bau telur dan berantakan! Semua telur akhirnya ludes begitu saja oleh anak-anak mama tercinta..Hahahaha... nggak apa,.. mama senang lihat Kira & Ziya senang... kalau udah besar nanti kan bantu mama lebih banyak lagi ...ngepel, nyuci piring, masak, beresin rumah,.. mmmm apa lagi yaaa... mmmm...hehehehe...
Ini foto lemari yang udah jadi korban gambar tempel. Belum sempat mama foto dinding yang udah dicoret krayon, sofa yang belepotan cokelat, meja dan lantai yang penuh tissue-mainan-minuman-makanan,...naaaahhh saatnya bantu mama ..ayooooo..... tu.. wa.. tu ..wa... kerja baktiiiii.... :-)
Kesibukan yang lain adalah mengikuti kemanapun papa setiap kali pulang kerja sore hari. Pernah mama tanya, Kira & Ziya kalau udah besar mau jadi apa? Jawab Ziya, " Mau jadi Komputelllll!" Haa? mau jadi komputer??. Sementara Kira bilang," Mau jadi doktel kayak opa!". Tapi sejurus kemudian cita-cita itu berubah,..mereka kompak bilang sambil menghambur kepelukan mama, " Mau jadi mama...!Di dapur sama sendok-galpuuuuu...!" Huaaaaa.......