Tuesday, July 28, 2009

SURPRISE! MAMA MENANG LOMBA MENULIS TENTANG ASI DAN KASIH SAYANG EUY!  


Waaahhh Alhamdulillah.. bahagia dan senang bangeeettt!

Kemarin mama mendapat sms bahwa tulisan mama menjadi pemenang Lomba Tulisan Bertema ASI dan Kasih Sayang yang diselenggarakan oleh Klasi (Kelas ASI) Bandung bekerjasama dengan Yayasan Orangtua Peduli(YOP), Klasi YOP dan Pesat 3 Bandung dalam rangka ultah pertama Klasi Bandung.

Informasinya bisa dilihat di

http://klasibdg.multiply.com/journal/item/5


Kita sekeluarga kebetulan sedang liburan di tanah air untuk beberapa minggu nih. So, informasi ini jadi kejutan indah buat kami sekeluarga!

Selamat buat tim KLASI Bandung yang berulang tahun pertama,
semoga makin maju ya! Terimakasih atas kesempatannya. Semoga tulisan mama bermanfaat buat siapa saja yang membacanya, memberi semangat, inspirasi dan motivasi buat para ibu dan ayah dalam proses menyusui.


Mau ngintip apa yang mama tulis? Mampir deh ke

http://klasibdg.multiply.com/journal/item/6

Buat para ibu dan ayah, semoga bisa bergandeng tangan dan bahu-membahu, saling mendukung dan saling menyejukkan hati jika diperlukan selama proses menyusui, buat orang tua anak-anak kembar, jangan putus asa dalam berjuang, buat para moms anak-anak kembar, hanya kalian yang paling tahu posisi menyusui paling pas dan nyaman buat bertiga lho, jadi jangan berhenti mencoba dan berusaha ya! Pasti rasanya campur aduk deh antara excited-panik-bingung-tak berdaya pada saatnya, semoga bisa mencari komunitas/kelompok pendukung supaya energinya baru terus dan kesulitan-kesulitannya teratasi, semoga bisa selalu menambah ilmu sehingga bisa tetap tenang dan rasional dalam kondisi genting, kelak kita baru bisa tersenyum setelah semua terlewati kan ya?


Terimakasih untuk semuanya, rasanya masih seperti mimpi, salam sayang dari kami.
:-)


Love,

Mama, Papa, Kira, Ziya

Thursday, July 09, 2009

"I DON'T WANNA BE ANYTHING, MOM.."




Tanggal 8 Juni 2009, hari pertama Kira dan Ziya masuk kindergarten di dekat rumah.

Sejak beberapa bulan sebelumnya para bidadari sudah diceritakan bahwa kelak mereka akan masuk sekolah.


Berikut ini percakapan di atas mobil, sehari sebelum masuk sekolah.


"Ma, I don't wanna be a doctor or anything else..", kata Ziya lirih.
"You know that you can be anything you want, Baby! Mom and Dad will love you still!", kata mama.
"But I don't wanna be anything!", jawab Ziya lagi, kening mama mulai berkerut-kerut, kenapa nih. Sambung Ziya,
"... I wanna be a mother like you.."


Ooowww...so sweet. Mama jadi terharu. Tapi, kalimat selanjutnya bikin mama paham, apakah sesungguhnya udang dibalik bakwannya! (bosen dengan udang dibalik batu dong ah, hehe)


"That's why I don't wanna go to school, mom!", ucap Ziya lagi.


Ooooalaaa... ini dia alasannya! Gotcha! Hahaha!
Mama tarik nafas panjang sambil lirak-lirik ke arah papa. Tantangan besar nih, peluang untuk mencari tahu isi hati bidadari tercinta.


"Ok. Begini Ziya sayang, untuk menjadi mama, tetap harus sekolah. Sebab menjadi mama tentu perlu ilmu yang cukup juga, nak! Dulu mama juga sekolah."
"Ooh.." Ziya dan Kira menatap mama. Baru tahu mungkin, kalau mamanya juga melalui hal yang sama dengan mereka :-)

"Memangnya, kalau jadi mama itu ngapain aja ya menurut Kira dan Ziya?", tanya mama penasaran.
"Memasak dan megang kompor!", kata Kira spontan.



Jedugghh! Mama garuk-garuk. Huwahaha! Ingin ketawa ngakak tapi mama merasa ingin juga menghargai pendapat Kira dan menghargai momen ajaib itu. So mama simpan deh cekikikannya untuk waktu berdua saja ngobrol dengan papa besok-besoknya. Mama fokus lagi ke situasi di atas mobil. Momen seperti ini kan kesempatan emas untuk bercerita banyak hal ya? Gak boleh dilewati begitu aja nih.


Kira lantas bilang,
"Ma, Kira rasanya ingin bisa banyak hal. Please teach me everything!"
"Sure, baby! Nanti mama akan ajarkan apapun yang Kira dan Ziya ingin tahu", jawab mama.
"Kenapa nggak sekarang saja?", tanya Kira lagi.
"Karena untuk semua itu ada waktunya, sayang. Untuk Kira dan Ziya, apa yang perlu diketahui adalah apa yang memang tepat untuk anak-anak seusia Kira dan Ziya saja dulu. Memangnya ingin belajar apa aja sih?"
"Kira ingin tahu cara memasak, menyupir dan memaku pakai palu!", jawab Kira.


Gleg. Rupanya itulah 'keahlian' mamanya menurut para bidadari tercinta selama ini ya, hahaha!


Ziya nimbrung,
"Ziya ingin tahu, kalau menyupir itu apakah tangan kita bergerak-gerak atau diam saja. Kan Ziya duduknya di bangku belakang, jadi nggak pernah bisa kelihatan tuh! Dan kalau naik sepeda itu bagaimana, juga kalau memasak itu bagaimana.."
"Ok.. sabar ya, satu-satu akan kita pelajari bersama nanti. Jangan khawatir, akan ada waktunya Kira dan Ziya belajar semuanya. Mama dan papa akan mendampingi dan membantu mengajarkannya nanti."


Keinginan belajar banyak hal itu, selanjutnya muncul lagi beberapa minggu kemudian, sudah mama catat dan mama ceritakan di posting sebelum ini kan...


Pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan-pernyataan ajaib itu, Subhanallah! Mengingatkan mama dan papa bahwa waktu adalah pencuri ulung. Betapa semua cepat tumbuh. Betapa para bidadari sudah tambah besar dan pintar. Setiap kalian belajar, mama dan papa juga belajar, nak. Semoga Allah memberi kesempatan buat mama dan papa mendampingi dan menemani kalian belajar banyak hal kelak, apapun yang ingin kalian pelajari. Amiin.

DAFTAR YANG INGIN DIPELAJARI KIRA-ZIYA


Tanggal 30 juni 2009 siang, kita lagi asik main dan ngobrol bertiga ketika para bidadari bilang ingin diajari banyak hal.

So, mama ambil pulpen dan kertas, lalu minta ijin kepada Kira dan Ziya sebentar untuk mencatatnya supaya mama nggak lupa (maklum kan udah tua... meski jiwa teteeeuupp ngakunya masih muda!)

Hasilnya bikin mama tersenyum ketika membacanya lagi berdua papa malam hari sambil minum teh hangat wangi melati.

Ziya, ingin bisa:

Memotong bawang
Sholat
Menjemur
Merawat Adik
Tendang bola
Manjat pohon
Pegang handphone kalau udah remaja

Kira, ingin bisa:

Menyupir
Menaruh makanan di piring
Pakai pepsodent mama yang pedas
Pegang gunting besar mama
Cuci piring
Manjat pohon
Pakai palu
KAMERA KOTAK COKLAT PAPA


Kalau dibandingin sama kreatifitas papa, mama minder deh!
Soalnya benda yang tiba-tiba mewujud itu sungguh nggak terbayang oleh mama, hahaha!
Seperti yang satu ini nih, kamera dari kotak coklat favorit para bidadari.

Tau-tau Ziya menghampiri mama dan bilang,
"Ok, ma! Coba lihat ke sini! Yaaakkkk, cekreeeekkk! Udah jadi fotonya nih!"


Mama langsung terbelalak dengan kamera ajaib kreasi papa dan para bidadari itu.





Bahannya:
Bekas kotak coklat
Sedotan
Tisu, bulatkan lalu rekatkan ke sedotan
Gelas mainan
Centong kecil yang biasa dipakai untuk menakar sabun cuci baju
Asesorisnya bebas (Ziya menempel gabus puzzle warna merah sebagai hiasannya)








Papa memang jagoaaaannn!

I LOVE YOU [Lagi]


Masih ingat bagaimana suatu kali Kira dan Ziya mengucapkan 'I love You' dengan puitis kan?

Nah, sejak saat itu setiap hari bertubi-tubi mama dan papa dihujani kata-kata I Love You dari para bidadari tercinta.

Yang bikin mama dan papa terbengong-bengong, ungkapan itu makin lama makin kreatif (padahal bahasa inggris mereka masih terbata-bata dan perbendaharaan katanya masih terbatas, tapi ya itulah ajaibnya!).

Check this out!

Kira said:

I love you as the clouds love sky
I love you as the tree loves rain
I love you as the house loves windows
I love you as the monkey loves tree
I love you as the leave loves flower
Kira mencintai mama seperti mama ayam mencintai anak-anaknya

Ziya said:
I love you like the birds love flying, singing, eggs and nest
I love you like the butterfly loves flower
I love you like the grass loves sun
I love you like the grass loves birds
I love you like the sky loves sun
I love you today, tomorrow and always!
Ziya mencintai mama seperti mencintai semua taman penuh bunga paling cantik dan harum mewangi sekali

Ibarat orang jatuh cinta, di telinga dan hati mama-papa, rasanya nyessss.... sejuk bangeeett...serasa dunia cuma milik kita berempat saja! Yang lain mah, ngontrak!

Mama dan papa mencintai Kira dan Ziya karena Allah!
We love you completely, kemarin-sekarang-besok-selalu-selamanya!

:-)

Thursday, July 02, 2009

WHERE'S SNOWY?




Mama lagi seneng nih.

Soalnya habis ketemu harta karun di toko buku Borders di The Curve, Damansara, KL!

The Stargazers Handbook, An Atlas of The Night Sky (Giles Sparrow, Quercus Publishing Ltd 2007). Harganya RM 40.90. Waaaaaa tergeletak dengan manis di antara buku-buku discount!


Isinya penuh foto-foto full color. Buku astronomi terlengkap yang pernah mama miliki.


Jadi kangen sama HAAJ (Himpunan Astronom Amatir Jakarta) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini. Dulu sebelum menikah mama sesekali datang ke pertemuan dua mingguan setiap Sabtu sore di Planetarium, mendegar Ian, Rizal, Nurdin, Ahmad, Adi, Dandy, Yudhi, dkk diskusi soal astronomi, soal teleskop, soal apa saja berhubungan dengan luar angkasa, juga mendengarkan Pak Djuhana, Pak Wid dan para pembicara lainnya memberi kuliah istimewa, dan yang paling asik, setelahnya kita berbondong-bondong nongkrong di atap dak beton gedung itu untuk mengintip wajah bulan, saturnus, jupiter dan teman-temannya dari teleskop dan binocular.


Suatu saat mama akan ajak Papa, Kira dan Ziya ke sana :-)


Balik lagi ke soal buku Stargazer itu, mama jadi punya media untuk menjelaskan lebih detail soal planet dan teman-temannya kepada para bidadari.

Yang langsung mama cari tentu saja si cantik M45, The Pleiades, the famous cluster berwarna putih terang yang dikelilingi kabut biru. Langsung diingat oleh Kira dan Ziya sebab mama bilang berhubungan dengan dongeng tujuh puteri. Hehehe...


Mama jadi mudah juga menggambarkan nama-nama planet dan ciri khasnya masing-masing. Termasuk Jupiter yang punya mata badai (the great red spot), saturnus yang punya cincin, mars yang berwarna merah, dsb. Tapi mama lupa, di buku itu tidak ada Pluto. So mama jadi kudu sedikit memutar otak untuk mencari-cari cara sederhana menjelaskan kenapa di buku itu Pluto tidak disebut2? Bukankan selama ini mama bilang Pluto adalah bagian dari planet? Waaa... para bidadari kritis juga ternyata.


Yang paling seru adalah ketika kita melihat-lihat gambar-gambar nebula. Paling jelas dan disetujui oleh mata para bidadari, tentu saja Horsehead Nebula. Untuk gambar-gambar lain Kira dan Ziya malah asik menamakannya sendiri sesuai imajinasi yang tertangkap di mata mereka. Jadilah malam itu kita tertawa-tawa karena nama yang diberikan Kira dan Ziya lucu-lucu: nebula sepatu, nebula manusia, nebula mata melotot, dsb.


Ketika sedang cerita soal planet, tiba-tiba Ziya nyeletuk,

"So, where is Snowy, mom?"
"???", mama garuk-garuk kepala sambil mengerutkan kening, bingung.
"Iya! Where's Snowy, mom?", Kira dan Ziya tahu-tahu berbarengan nyengir.


Oalaaaaaaaa..... baru mama sadar. Begini nih kalau kebanyakan baca komik bareng papa! Huwaaahahahaha... rupanya dari tadi ngobrol soal roket, luar angkasa, planet dan sebagainya membuat Kira dan Ziya ingat sama cerita petualangan Tintin dan anjing putihnya, Snowy yang terbang ke bulan!


:-)


Pinteeeerrrrrrrrrr.......