Wednesday, September 16, 2009


ROKET BOTOL AIR MINERAL

Pergi ke bulan dengan roket buatan sendiri? Why not !?
Kumpukan botol-botol mineral kosong dari dapur mama, bekas rol tisu, beberapa kertas karton (bisa diambil dari bekas kotak sereal lho, untuk dipotong dan dilipat menjadi bagian-bagian kaki roketnya), kalau punya kertas stiker yang bisa digunting-gunting berbagai bentuk, pasti lebih seru lagi!
Gunting-gunting stiker sesuai keinginanmu dan tempelkan ke botol mineral. Kali ini mama membantu mengguntingkan bentuk bintang, sedang Kira dan Ziya membuat garis tebal panjang untuk dililit ke badan roket.
Potong sisi terlipat kotak sereal sehingga membentuk kaki roket (jadi nggak perlu melipatnya lagi kan..), kalau ingin dilapisi dengan kertas berwarna lagi ok juga lho.
Lalu tempel rol tisu di sisi kiri dan kanannya dengan selotip, sehingga bagian-bagian roket kita lengkap dan siap terbang ke angkasa. Wuuuuussssshhhh!
Mudah kaaann? :-)

Saturday, September 05, 2009

RAMADHAN WEEKEND SPECIAL 2009


Ini pertamakalinya Kira-Ziya mengikuti kegiatan Ramadhan Weekend Special (RWS) yang diadakan oleh Pengajian WIATMI++ di Kuala Lumpur, Malaysia. Semacam pesantren kilat untuk anak-anak.

Mama dan papa tadinya agak ragu, apa bisa Kira-Ziya mengikuti full 5 kali pertemuan setiap akhir pekan dari jam 5 sore hingga selesai sholat tarawih selama dua minggu itu, tanpa didampingi sepanjang hari. Tapi ketika ditanyakan langsung, Kira-Ziya bilang bersedia. Alhamdulillah semuanya lancar dan bisa dijalani dengan baik. Hmm bidadari-bidadari mama-papa sudah besar rupanya..We are proud of you!

Surprise selanjutnya adalah tadi malam. Ketika sebelum penutupan kegiatan diumumkan para pemenang lomba-lomba yang diadakan di hari terakhir RWS.

Kira-Ziya berurutan mendapat juara satu dan dua lomba hafalan surat-surat pendek Al-Qur'an tingkat tadika (padahal belum tadika ya, baru aja sebulanan masuk preschool dekat rumah hehehe)! Subhanallah, mama langsung lompat saking kagetnya. Yang dilombakan adalah Surat Al-Falaq, An-Naas, Al-Ikhlaas (yang setiap menjelang tidur siang dan malam memang selalu dibaca oleh Kira-Ziya sejak sepuluh bulan terakhir ini).Alhamdulillah. Mama-papa terharu dan bahagia sekali. Ini menjadi penyemangat bukan hanya buat Kira-Ziya, tapi juga buat mama dan papa untuk semakin giat mendampingi para bidadari mengenal dan memahami agama Islam yang kita anut. Tantangan besar pastinya, apalagi di jaman sekarang ya. Nggak karuan deg-degannya hati mama dan papa nih. Semoga kami memiliki kesempatan itu, 'Nak, amiin.

Ada yang lucu deh. Ketika mama dekati semalam, Kira-Ziya gantian tanya,
"Ini apa namanya, 'Ma?"
"Piala, 'Nak.."
"Gunanya buat apa?"
Hehehe... Kira-Ziya memutar-mutar piala sambil bolak-balik mengamatinya. Bingung ya, 'Nak?. Selanjutnya mama sedikit menjelaskan apa artinya juara, piala, hadiah, termasuk ketika Kira-Ziya bertanya apakah piala itu sama dengan medali emas-perak-perunggu yang dimiliki papa dalam lomba squash dan bulutangkis yang sering dijadikan kalung dan dimain-mainkan oleh Kira-Ziya di rumah.
Wah, mama kalah deh,..rasanya piala/piagam pertama mama sewaktu kecil dulu adalah saat menang lomba menulis indah tingkat SD kelas 1. Itu juga hanya tahu pengumumannya dari bu guru, nggak pernah lihat penghargaannya langsung karena mungkin dipajang di lemari kaca sekolah hehehe.

Hadiah dari mama dan papa tentu saja seperti biasa, peluk-cium paling erat! (Selain kerudung putih dan baju muslimah--sebab yang dimiliki saat ini sudah kekecilan dan makin pendek--yang dibeli dan disimpan justru sebelum mengetahui kejutan menang lomba itu. Langsung dipakai para bidadari semalam sampai ketiduran pagi ini :-) Semoga menambah semangat ya, 'Sayang.

Anyway, predikat juara dan hadiah yang diperoleh, hanyalah simbol dan penghargaan dari sebuah prestasi. Bagi mama dan papa yang lebih penting adalah prosesnya dan bagaimana meningkatkan semangat untuk memperbaiki diri selalu.
Semoga Kira-Ziya tahu, di hati mama-papa, you are always be the winner.

Friday, September 04, 2009

MENDONGENG


Ada saat ketika mama kelelahan dan mengantuk sekali menjelang malam, padahal Kira-Ziya masih asik main dan berlarian ke sana kemari.

Seperti waktu itu, para bidadari menghampiri mama yang sudah setengah tertidur.

"Oo mama di sini rupanya, dari tadi Kira cari-cari..", kata Kira, "Mama capek ya?"

"Iya, 'Sayang, mama ngantuk banget nih, bobo duluan ya,..nanti kalau sudah selesai main Kira-Ziya baca bukunya sama papa aja ya..", rasanya mama sudah setengah bermimpi deh waktu itu.

"Iya nggak apa, 'Ma, kalau begitu biar gantian Kira yang bacakan mama cerita ya? Mama bobo aja sambil dengerin..", Kira langsung lari mengambil beberapa buku dari rak dan mulai mendongeng(sambil masih memakai celemek dapur mama, soalnya mereka sedang main masak-masakan sebelumnya).

Hehehe. Mama jadi nggak tahan untuk nggak memotretnya meski sambil tiduran. Apalagi setelah itu datang Ziya yang juga ingin mendongengkan pengantar tidur buat mama.

Wah,.. bahagianya...apalagi dongeng itu seratus persen karangan sendiri, dan tak terhindari dilakukan tandem berdua pula, sahut-sahutan sambil sesekali berebut bicara :-)
Sambil ngantuk-ngantuk, mama cekikikan juga sih, kreatif banget para bidadari mama-papa ya!

Makasih, 'Sayang, besok-besok kita coba belajar membaca dan menulis lagi ya, soalnya Kira-Ziya kelihatan sudah nggak sabar ingin bisa melakukannya sendiri.

Malam itu mama benar-benar ketiduran sampai pagi lho! Nyenyak dalam dongeng Kira dan Ziya.